Search Suggest

RajaBackLink.com

Perkembangan era digital di Indonesia dan Pentingnya Startup untuk Mengakselerasi UMKM

Table of Contents

Siapa yang Gak Kenal dengan CLOUD COMPUTING?

Sebagian orang awam yang kurang wawasan mengenai teknologi tentu akan merasa kebingungan untuk mengartikannya. Akan tetapi sebenarnya meskipun kita tidak mengerti apa itu "Cloud Computing". Anda sebenarnya sangat sering menggunakan teknologi cloud computing secara tidak sadar kalau anda sedang menggunakannya.

Masa sih, saya menggunakan Cloud Computing?

Tidak percaya? , untuk menjawab pertanyaan tersebut saya akan mencoba memberikan pertanyaan kepada anda. kira-kira dalam satu hari ini berapa kali anda mengakses website seperti fecebook, twitter, instagram dan email? atau berapa menit yang anda gunakan untuk menonton youtube?.

Terlepas dari jawaban berapa kali anda mengakses media sosial dan berapa menit anda menonton youtube. sebenarnya anda sedang menggunakan Teknologi Cloud Computing atau 'Komputasi Awan'

Pengertian Cloud Computing

Cloud Computing jika diterjemahkan kedalam bahasa indonesia berarti Komputasi Awan. Komputasi sebagai gabungan pemanfaatan teknologi komputer. sedangkan Awan merupakan metafora dari pengembangan infrastruktur berbasis Internet.

Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing.
Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, tablet, notebook, komputer dinding, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain sebagainnya.
Secara sederhananya, Cloud Computing adalah metode penyampaian berbagai layanan melalui internet. sumber daya yang dimaksud disini adalah seperti server database, jaringan, penyimpanan data dan perangkat lunak.

Perkembangan dan transformasi digital secara global


Berdasarkan Mckinsey pada tahun 2006, mempublikasikan data bahwa revolusi digital saat ini didorong oleh empat tipe teknologi, yang meski bukan inovasi baru, perkembangannya begitu pesat hingga membawa  dampak yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat, Seperti:
  1. Internet of Things (IoT) : Pada 2015, terdapat sebanyak 18,2 juta internet-connected devices. pada 2020, jumlahnya meningkat menjadi 50 devices. Sensor yang lebih murah, actuator yang lebih cepat, dan jaringan internet yang semakin cepat dan luas. Dampaknya, akan bertumbuh jenis-jenis bisnis, cara produksi, dan penerapan teknologi baru.
  2. Big Data and Advanced Analytic : Pada 2016 saja, Traffic  internet mencapai 1 Zettabyte- Ekuivalen dengan data  sebesar 1 Triliun gigabyte. Setiap detik terdapat pertukaran informasi dan komputer dengan daya tinggi yang dapat membantu manusia dalam proses pengambilan keputusan.
  3. Mobile Internet : Ketersedian Telepon pintar telah mengambil alih peranan telepon rumah atau gawai yang memakai fixed-line bagi masyarakat yang mengakses internet. saat ini sekitar 60% lalu lintas internet berasal dari telepon pintar.
  4. Cloud Computing : Jaringan Internet dan aksebilitas yang lebih cepar dan relatif murah membawa dampak yang sangat besar bagi daerah-daerah yang terpencil dan terisolasi. diawali pada 2014, untuk pertama kalinya informasi dapat diproses tidak hanya melalui jaringan IT lama, tetapi juga melalui Cloud.
Transforamsi Digital yang terjadi pada saat ini tidak terlepas dari namanya perkembangan revolusi industri yang terus menerus mengalami inovasi dari berbagai sisi. 

Perkembangan Revolusi Industri


Dunia telah mengalami setidaknya empat kali era Revolusi Industri. Revolusi industri merupakan masa dimana pekerjaan manusia berbagai bidang mulai digantikan oleh mesin. 

Revolusi industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa Barat, Amerika utara, jepang dan menyebarkan keseluruh dunia.

  • Revolusi industri pertama 

terjadi sekitar 1750-1850. Revolusi industri ini ditandai dengan adanya penemuan mesin bertenaga air dan uap air (Water and steam power). mesin - mesin bertenaga air dan uap ir itu dapat menggantikan tenaga manusia dan hewan yang baisanya dipakai dalam proses produksi pada era tersebut sehingga lebih efisien.

  • Revolusi industri kedua

terjadi sekitar 1870-1919. Revolusi industri ini ditandai dengan adanya inovasi kelistrikan (electricity)  dengan adanya tenaga listrik, terciptalah mesin-mesin bertenaga internal combustion, seperti pesawat terbang, mobil, telepon dan radio.

  • Revolusi industri ketiga

terjadi sekitar 1969-2011. revolusi ini terkait dengan adanya inovasi otomatisasi (automation) dengan adanya otomatisasi terciptalah kemudahan. revolusi ini ditandai dengan barang - barang elektronik, internet, dan sebagaianya

  • Revolusi Industri keempat

terjadi sejak 2012. Revolusi industri ini ditandai dengan sistem siber atau revolusi digital. Revolusi ini menimbulkan inovasi baru, seperti mobil tanpa pengemudi, robot pintar, material yang lebih ringan tetapi lebih kuat dsb

Perkembangan era Digital di Indonesia


Era digital di indonesia dimulai ketika pemerintah indonesia mengizinkan masuknya teknologi komputer dari luar negeri pada 1967. 

Pada waktu tersebut komputer menjadi barang yang sangat mewah. penggunaannya pun masih terbatas di beberapa instansi pemerintah atau perusahaan yang sudah besar. 

Semakin serius untuk memberikan pendidikan mengenai komputer kepada masyarakat indonesia, kehadiran perangkat ini mulai merambah dunia pendidikan jenjang perguruan tinggi, 

tepatnya di universitas indonesia dicetuskan oleh Bapak Indro S. Suwandi yang merupakan salah satu tokoh dalam mengenalkan komputer di indonesia.

Belum berupa program studi resmi, di tahun 1972 pengenalan komputer di Universitas Indonesia baru berupa pendirian Pusat Ilmu Komputer. 

Pada tahun 1986 secara resmi berdiri program studi ilmu komputer di universitas indonesia dan diikuti program studi jenjang Magister dua tahun kemudian pada tahun 1988.

Tidak cukup sampai disitu Ilmu Komputer UI bahkan bekerja sama dengan organisasi bernama Ikatan Pemakai Komputer Indonesia (IPKIN) dengan mengirimkan tenaga pendidik untuk studi lanjutan ke Amerika serikat.

Saat ini organisasi IPKIN berganti makna menjadi Ikatan Profesi Komputer dan Informatika Indonesia. 

Ditahun 1990-2000, komputer sudah mulai menjadi perangkat yang lebih umum untuk digunakan berbagai jenis kegiatan, bahkan di gunakan oleh kalangan masyarakat untuk personal computer di rumah.

Perkembangan Cloud Computing dari masa ke masa

Sejarah dari Cloud Computing sendiri bermula ketika pada tahun 1960, JCR Licklider membuat sebuah teknologi bernama "Intergalactic Computer Network". Licklider sendiri berkeinginan untuk membuat sebuah invoasi agar semua orang bisa terhubung satu dengan yang lain.

Dari gagasan tersebut John McCarthy seorang pakar komputasi dari MIT terinspirasi untuk membuat sebuah teknologi yang dapat menyempurnakan Intergalatic Computer Network dan disinilah mulai tercipta Komputasi Awan.

John juga sempat berpendapat bahwa suatu saat nanti, Konsep komputer akan menjadi kebutuhan layaknya kebutuhan seperti listrik dan telepon. Pada tahun 1990 perusahaan telekomunikasi menawarkan VPN layanan jaringan pribadi dengan kuliatas lebih baik dan biaya penggunaan yang lebih murah.

Pada tahun 1995 Larry Ellison memunculkan sebuah ide tentang Network Computing, Ellison mengiginkan sebuah teknologi yang memudahkan penggunanya dalam mengakses software dari sebuah network. 

Dengan begitu pengguna komputer tidak perlu lagi menginstall banyak software tetapi hal tersebut bisa diakses dari satu sumber. Namun karena kualitas jaringan Komputer yang belum memadai, Inovasi tersebut harus tertunda.

Dulu menggunakan Cloud Computing sangat sederhana karena hanya membutuhkan jaringan internet yang stabil dan menuju alamat situs untuk menjalankan program yang dibutuhkan. lalu pada tahun 1999 muncul layanan dalam bentuk Software as Service (Saas) dan kemudian lahit konsep ASP (Aplication Services Provider) yang ditandai dengan munculnya perusahaan pusat pengolahan data.

Marc Beinoff ditahun 2000 meluncurkan provider bernama Relationship Management (CRM) dan menjadi penggagas utama aplikasi perusahaan yang dioperasikan melalui internet.

Hingga pada tahun 2005, akhirnya terciptalah teknologi Cloud Computing sistem yang memungkinkan pengguna untuk menyewa server agar dapat menjalankan aplikasi komputer mereka.

infographic

Peran Cloud Computing dalam Meningkatkan Startup dan Mengakselerasi UMKM 

Cloud Computing memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan antara Starup dan UMKM. Startup disini diartikan sebagai sebuah usaha yang baru berjalan dan menerapkan inovasi teknologi untuk menjalankan core business-nya dan memecahkan sebuah masalah di masyarakat.

Bisnis Startup memiliki sifat yang disruptive didalam sebuah pasar yang sudah ada atau mencoba menciptakan sebuah industri baru.

Manfaat Cloud Computing tidak cuma dirasakan oleh perusahaan dengan skala besar, namun juga para pelaku usaha mikro dan UMKM melalui inovasi-inovasi solusi dan layanan yang dikembangkan startup.

Selain itu menurut laporan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI), pada tahun 2021 penggunaan Cloud Computing telah diadopsi oleh sekitar 90% perusahaan rintisan (startup) di indonesia. sedangkan, persentase penggunaan Cloud Computing pada unicorn sudah mencapai 70%. 

Hal tersbut didasari karena terjadinya peningkatan permintaan akibat pandemi Covid-19 sehingga pengguna Cloud Computing dapat memanfaatkan sistem teknologi tersebut.

Keunggulan  Cloud Computing di Perusahaan Startup


Mengimplementasi Cloud Computing bukan hanya menjadi solusi yang lagi trendi dan inovatif, melainkan juga model bisnis yang relatif baru untuk semua jenis perusahaan.

Contohnya saja mengenai penggunakan software ERP (Enterprise Resources Planning) yaitu sebuah software untuk mengintegrasikan dan mengotomatiskan berbagai aktivitas bisnis mulai dari hulu ke hilir.

Jika Aplikasi ERP menerapkan teknologi Cloud Computing maka tentu akan memberikan kemudahan pengguna dalam menlakukan pengimputan data perusahaan.

Itulah salah satu keuntungan penggunaan cloud computing di Aplikasi ERP. berikut ini adalah beberapa keunggulan dan keuntungan secara keseluruhan jika menggunakan teknologi Cloud Computing bagi Startup, antara lain:

  • Mudah dan Biaya Terjangkau

Dalam membangun sebuah startup faktor anggaran atau biaya menjadi hal yang sangat penting. 

Dalam penggunaanya, Cloud Computing sendiri tidak membutuhkan investasi besar dan tidak memerlukan perawatan atau maintenance. kamu hanya perlu membayar untuk biaya berlangganan.

Penggunaan Cloud Computing nantinya akan lebih menghemat dalam membangun Infrastruktur IT dengan begitu kamu bisa mengalokasikan biaya untuk hal lain.

  • Kecepatan dalam mengakses data 

Cloud Computing juga akan membuat pekerjaan kamu lebih efektif dan efisien. misalnya ketika kamu membutuhkan dokumen, kamu tinggal mengunduh dari internet yang setelah itu kamu bisa transfer  dengan cepat dan aman.

Pengoperasian Cloud Computing sangat fleksibel dapat terhubung dengan "Kantor Virtual" untuk mengambil dan menyimpan secara cepat kapan pun tim memerlukannya bahkan kamu bisa mengakses menggunakan mobile dan bekerja di luar kantor. 

  • Skalabilitas

Selain itu Manfaat utama dari Cloud Computing adalah skalabilitas. layanan ini sangat ideal untuk perusahaan dengan bandwith yang selalu meningkat atau berfluktuasi.

Apabila kebutuhan meningkat, kamu dapat dengan mudah meningkatkan kapasitas Cloud dengan memanfaatkan layanan server jarak jauh. begitupun sebaliknya jika kebutuhan menurun kamu bisa menurunkan kapasitas cloud.

  • Dapat diakses dari mana saja dan kapanpun

Cloud Computing memungkinkan kamu untuk dapat mengakses data perusahaan melalui berragam perangkat mobile dan sistem operasi apapun, hal inilah yang dapat mendorong profuktifitas startup.

Dengan begitu tim anda dapat mengakses data perusahaan dimanapan dan kapanpun dengan mudah, terlepas dimana lokasi tim anda mengaksesnya.

Dapat disimpulkan bahwa menggunakan cloud computing di startup merupakan sebuah solusi yang efisien untuk startup, yang telah disebutkan sebelumnya, antara lain : Mudah dan biaya yang terjangkau, kecepatan dan mengakses data, skalabilitas dan dapat diakses dari mana saja dan kapan saja.    

Peran Startup untuk Mendukung dan Mengakselerasi UMKM



Kontributor Terbesar untuk Gross Domestic Product (GDP) Indonesia adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebesar 61.9%. Dengan hal tersebut dapat kita katakan bahwa UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dan penggerak vital pertumbuhan ekonomi.

Perkembangan UMKM Indonesia sempat terhambat sejak COVID-19 yang mengharuskan adanya penerapan aturan pembatasan kegiatan sosial.

salah satu bagian terpenting dalam pertumbuhan ekonomi negara, UMKM harus perlu memaksimalkan upaya untuk tetap bertumbuh di tengah pandemi. 

salah satu caranya adalah dengan pemanfaatan teknologi dan melancarkan digitalisasi pada model bisnis yang sudah ada.

Bagaimana peran startup dalam mendigitalisasi UMKM?

startup menjadi model perusahaan yang sangat bergantung dan juga menguasai pemanfaatan teknologi untuk perkembangan bisnis dengan baik.

Dengan mendorong startup untuk melakukan kerjasama untuk mendukung UMKM Indonesia dan berkembang bersama-sama  untuk perekonomian indonesia. startup sendiri memiliki kemampuan dalam mendisrupsi pasar yang sudah ada dan menciptakan inovasi menarik bagi pelanggan.

Kerja sama antara startup dan UMKM dapat menjadi Game-changer di pasar karena digitalisasi dan kemudahan yang ditawarkan oleh mereka.

Dalam digitalisasi, UMKM perlu berinovasi di setiap tahap proses, mulai dari pencarian bahan baku, pesaran digital dan mecari pelanggan/konsumen. 

menggunakan berbagai teknologi seperti Komputasi awan (Cloud Computing),  Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Machine Learning, dan teknologi block chain adalah beberapa pilihan teknologi dalam melakukan upaya untuk mengalihkan aktivitas offline sebelumnya ke  platform digital atau online.

Berikut adalah informasi mengenai pemanfaatan cloud computing dalam berbagai sektor bisnis dan bisa menjadi inovasi ke depan untuk indonesia.

Pemanfaatan Cloud Computing dalam berbagai bidang Bisnis

  • Komputasi Awan untuk sektor Pertanian

Salah satu startup bergerak dalam sektor pertanian adalah NEC. 

NEC, perusahaan asal jepang menghadirkan  layanan komputasi untuk sektor pertanian. Menurut Presiden Direktur Indonesia, Tsukamoto Takeshi, kegiatan  di bidang agrikultur sangat potensial untuk memanfaatkan Cloud Computing.

Menurut Takeshi, Teknologi Cloud Computing untuk sektor pertanian dapat digunakan untuk mematau pasokan bahan pangan, seperti sayur - mayur dan buah - buahan. dengan sistem pemasaran seperti ini, kata kendala dalam alur distribusi akan teratasi.

salah satu agrikultur yang diharapkan mengadopsi layanan Cloud computing adalah perusahaan perkebunan. misalnya perkebunan sawit dan karet. 

perusahaan itu bisa menggunakan teknologi ini untuk memantau perkembangan tanaman dan mengetahui ketersediaan bahan baku. Salah satu negara yang sukses dengan sistem komputasi awan untuk pertanian adalah amerika latin. 
  • Komputasi Awan untuk sektor Pendidikan

Selain pada sektor pertanian. Komputasi awan bisa membantu berbagai bidang salah satunya adalah pendidikan,

Cloud Computing sangat berperan dalam membantu majunya dunia pendidikan. dengan mengikuti perkembangan teknologi akan muncul berbagai terobosan - terobosan inovasi.

Cloud Computing dalam bidang pendidikan antara lain Gmail, Microsoft 365, dan lain sebagainua. semua hanya perlu koneksi internet dan para siswa dapat mengirimkan email, bisa mendapatkan materi dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi covid-19.

Salah satu perkembangan Cloud computing di pendidikan adalah website LiteracyCloud.org, sebuah literasi buku digital berkualitas yang dibaca  oleh anak. didalam platform ini terdapat lebih dari 200 buku cerita digital yang dipilih dan dikembangkan untuk mendukung pengembangan literasi anak.

LiteracyCloud.org diperkenalkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Literasi ana (Hardiknas) 2020 kepada guru dalam kegiatan pelatihan daring.

Melalui website tersebut membuat lebih banyak anak, guru dan sekolah bisa mendapatkan akses ke buku cerita berkualitas yang mendukung proses membaca dan belajar secara baru dan inovatif.

Untuk merdeka digital diperlukan layanan cloud yang terbaik salah satu layanan cloud terbaik adalah eranyacloud, eranyacloud hadir untuk membantu perusahaan/organisasi di indonesia untuk mempercepat inovasi lewat high performance cloud infrastructure.

Merdeka Digital Bersama Eranyacloud


Eranyacloud adalah penyedia cloud provider Indonesia yang didirikan pada tahun 2019 di bawah PT Era Awan  Digital.

PT Era Awan Digital memperkenalkan "Eranyacloud" ,  yaitu sebuah cloud Service Provider yang bisa diandalkan, aman dan simpel dengan dukungan secara penuh selama 24 jam setiap hari.

Eranyacloud menawarkan layanan komputasi awan berkinerja tinggi, kredible dan andal seperti:
  1. Public and Private Cloud, 
  2. Cloud Backup Protection, 
  3. Disaster Recovery, 
  4. Virtual Security Operation Center (vSOC), 
  5. Web Application Security (WAF), 
  6. Email Collaboration, dan 
  7. Managed Services

Keunggulan Menggunakan Cloud Provider Eranyacloud

1. High Performance Cloud

Eranyacloud menjadi Cloud Indonesia yang menggunakan prosesor AMD EPYC dan 100% storage berbasis NVMe, yang menjamin performa komputasi tertinggi. 

untuk memberikan solusi cloud infrastruktur terbaik, Eranyacloud menggunakan AMD EPYC prosessor.

tidak hanya itu, prosessor canggih tersebut didukung oleh all-flast storage  yang 100% menggunakan storage berbasis NVMe memungkinkan pengguna untuk memiliki kecepatan server hingga sepuluh kali (10x) lebih cepat dari storage biasa.

layanan Eranyacloud cocok untuk berbagai usaha seperti UKM, Startup, hingga korporasi.

2. Memiliki Sertifikasi ISO 9001/27001

Eranyacloud sudah memulai bisnisnya sejak 2020. seluruh layanan infrastruktur Eranyacloud telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001/27001.

Selama dua tahun terakhir, Eranyacloud telah dipercaya oleh berbagai korporasi terkemuka di indonesia

seperti: Danone, Petrogas, Ayoconnect, Angkasa Pura Solusi, Gold's Gym, dan beberapa perusahaan lainnya dari berbagai industri.

3. Dua Lokasi data center di indonesia

Eranyacloud memiliki dua lokasi data center yang berada di indonesia dengan level tier 4 dan Tier 3, yang telah terjamin uptime hingga 99,9% service level Agreement (SLA).

Kedua zona tersebut memungkinkan penggunanya membangun skema Disaster Recovery.

Skemanya adalah untuk mereplikasi layanan/aplikasi menjadi dua mesin fisik yang terpisah untuk meminimalkan dampak yang disebabkan oleh kegagalan suatu infrastruktur akibat bencana yang tidak terduga.

4. Pendampingan Pelanggan

Eranyacloud juga akan mendampingi pelanggannya yang membutuhkan bantuan terkait dengan kepatuhan regulasi infrastruktur IT yang berlaku.

termasuk regulasi dari otoritas jasa keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). 

Pendampingan ini menjadikan Eranyacloud sebagai partner  infrastruktur IT yang dapat diandalkan dan layanan Cloud Computing-nya bisa digunakan semua level usaha, mulai dari UKM hingga korporasi.

Penutup

Perkembangan teknologi yang terus berkembang seperti memaksa kita untuk melakukan inovasi terus - menerus di berbagai landscape.

salah satu pemanfaatan teknologi Cloud Computing di berbagai bidang seperti pendidikan dan pertanian. jika pemanfaatan teknologi Cloud Computing di gunakan sebaik-baiknya maka akan menciptakan kelansungan hidup yang baik.

dengan memanfaat cloud computing di startup akan memberikan berbagai manfaat seperti: Kecepatan dalam mengakses data, skalabilitas, dan data diakses dimasa saja serta kapan pun.

Peran startup sendiri sangat penting untuk mendukung dan mengakselerasi UMKM karena startup sendiri hampir pemanfaatannya menggunakan teknologi terbaru.

untuk mendukung antara startup dan UMKM diperlukan Cloud Provider yang berkecepatan tinggi, aman dari hacker dan telah tersertifikasi.

salah satu rekomendasi terbaik pilihan kami adalah Eranyacloud. sebuah cloud lokal indonesia yang didirikan tahun 2019.

Eranyacloud telah tersertifikasi dan telah melayani berbagai korporasi. dengan begitu anda tidak perlu ragu lagi dengan Eranyacloud.
Perkenalkan Nama saya irhan hisyam dwi nugroho saat ini menjadi mahasiswa di program studi Sistem Informasi di Universitas Pendidikan Ganesha

12 komentar

  1. Artikelnya keren kak, lengkap banget pembahasannya dari periode revolusi industri hingga saat ini.
  2. Bagus nih sudah ada cloud provider lokal. Semoga UMKM terbantu dan semakin berkembang dengan pesat.
  3. artikel yang lengkap.. bisa jadi bahan bernolstagia mengenai teknologi komputer di masa lalu hingga kini, sert tahapan-tahapan perkembangannya..
  4. Wah penting banget nih untuk UMKM naik kelas. Artikelnya mantap kak, membahas sejarang panjang perkembangan teknologi komputer dan internet.
  5. Dalam digitalisasi, UMKM perlu berinovasi. Salah satu poin yg saya soroti dari penjabaran artikel. Pada masa sekarang, tantangannya ada saling beradu inovasi dan kreativitas. Namun selain itu, adalah pada persoalan modal, digitalisasi berbasis cloud juga membutuhkan biaya yg tidak sedikit, nah dari sana tidak sedikit pula UMKM yg akhirnya tidak berkembang startup nya karena kendala modal
  6. Menarik banget kak tulisannya aku jadi tahu tentang cloud computing dan manfaatnya Ternyata banyak ya dan bisa digunakan di berbagai bidang
  7. Menarik banget tulisannya! Jadi tau tentang cloud computing dan penerapannya yang di pakai di berbagai bidang. Thanks ya ka sudah sharing
  8. Semoga makin banyak provider-provider pendukung digitalisasi bisnis seperti ini yang pro kepada usaha kecil menengah, sehingga mampu bersaing dengan marketplace asing
  9. Menggunakan jasa Cloud Komputing ini ada kelebihan dan kekurangannya ya..
    Dan di zaman digital seperti ini, sudah gak zamannya lagi menyimpan dokumen atau apapun berbentuk fisik karena dengan cloud computing semua aman di tempatnya.
  10. Wah, ini pengetahuan baru buat aku. Selama ini sebagai orang awam yang cuma tahu menggunakan aja tanpa mikir ini sistemnya gimana dan sebagainya. Ternyata sekarang eranya cloud computing ini ya. Pantesan semuanya pake cloud2an sekarang...
  11. cloud adalah jawaban untuk menampung dan penyimpanan informasi , jadi lebih mudah untuk mencari dan menyebarkannya kembali.
  12. perubahan era digital menuntut kita untut merubah pola dalam melakukan beragam aktifivas dalam kehidupan