Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Surat untuk Calon Imamku di Masa Depan



[Surat untuk Calon Imamku di Masa Depan] 

Bagaimana kabar kalian semua hari ini? Saya harap semuanya baik-baik saja lah ya. Hehe. Kira-kira agenda awal kedua pekan apa nih? Tetap semangat ya jangan males-malesan. Sebagian orang ada yang membenci hari Senin loh karena hari itu jadi hari dalam awal pekan. karena biasanya yang habis jalan-jalan,ngabisin waktu dengan keluarga,teman kdang juga dengan pacar. Ups! di weekend, kan seneng banget ya? terus malahan tiba-tiba udah nyampe lagi dengan hari senin. Aaah rasa kepenatan itu seakan muncul lagi setelah melawan hiruk pikuknya dunia ini hanya untuk mencari sesuap nasi dan kebahagiaan hidup. Meski seperti itu jangan sesekali benci harinya ya? Apa salah hari Senin? Rasulullah saja lahirnya pada hari Senin. Sekali lagi mulai sekarang jangan membenci hari Senin ya teman, siapa tahu Allah mempertemukan jodohmu di hari Senin. Hehe. Semua hari itu baik kok. Mmm.. Yaudahlah ya anggap saja itu muqadimmah tentang postingan saya kali ini. Hihihi

Awalnya saya ketika buka-buka facebook dan juga line, aku menemukan postingan yang enak banget buat dibaca,bisa dibuat motivasi diri juga, jadi aku putuskan buat mengetik ulangnya dengan sedikit revisi, harapan saya semoga bisa memotivasi kalian juga,nanti dibawah sendiri aku tulis sumbernya. Oya,sudah penasaran kah ? semoga saja iya, Hihi.. Yuk!

Wahai Muslimah, yang  sekarang ini mungkin menunggu sosok seorang Imam yang nanti akan mendampingimu selamanya tidak hanya di dunia bahkan di jannahNya nanti, bersabar lah..tunggu.. Sebentar saja. Allah hanya ingin membuatmu sedikit menunggu,sedikit bersabar, dan sedikit merasa sendiri :’). Suatu saat diwaktu yang tepat. Jangan khawatir. Akan ada ruang jemari yang lebih kuat,menggenggam ruang kosong dijemarimu. Akan ada pundak yang senantiasa menyediakan sandaran penuh hangat,dikala engkau lelah. Akan ada tangan yang mengusap air matamu,ketika engkau merasa letih dengan himpitan dunia. Akan ada tubuh yang lebih kekar yang akan memelukmu dan membelai rambutmu, dan berkata “kita hadapi berdua sayang”. Akan ada suara yang mengisi gubuk indahmu, dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan dengan sabar ia mengajakmu menghafal bersama. Akan ada kecupan lembut penuh berkah,ketika engkau tertidur pulas karena lelahmu seharian mengurusi rumah dan anak-anak, dan ia bangunkan engkau disepertiga malam untuk bersama bercengkrama dengan pemilik jiwa ‘Allah Azza Wa Jalla’. Akan ada kaki yang lebih kokoh, menopang tubuhmu disaat tubuhmu sudah mulai renta...
Tapi kapan? Sabar....sedikit saja.... sebentar lagi...
Allah ingin kita lebih lama menengadahkan tangan disetiap usai shalat, bermunajat lebih khusyu’ padanya akan dosa-dosa kita, lebih banyak mengeluarkan harta kita dijalanNya,lebih sering lagi kita bercengkrama dengan ayat-ayatNya,lebih rutin lagi amalan sunnahnya, lebih giat lagi bertafakur,dan lebih dahsyat lagi memperbaiki diri karenaNya.
Sendiri tidak menjadikan kita melemah. Dengan sendiri kita mampu meraih cintaNya lebih luas lagi. Tidak perlu cemburu dengan mereka yang sudah berpasangan. Allah sudah menyiapkan seseorang... Tunggu... Allah masih menunda... Karena kita masih harus lebih lama meminta kepadaNya. Karna Ia rindu pada kita :’).

Aku yakin semua para muslimah menginginkan sosok Imam yang bisa mendampingi sekaligus membimbing untuk selalu berada dijalan Allah :’).

Surat untuk Calon Imamku di Masa Depan

Teruntuk Calon Imamku di Bumi Allah..
Imamku..
sudahkah kau siap menjemputku sebagai satu-satunya bidadarimu?
sudahkan kau mempersiapkan bekal ilmu agama untuk membimbingku?
sudahkan kau mencintai Allah sepenuh hati sebelum mencintaiku?
sudahkan kau berbakti kepada orang tuamu sebelum memintaku?
sudahkan kau memperbaiki dirimu untuk memantaskan diri bersanding denganku?
Untukmu calon imam masa depanku..
aku tidak meminta yang lebih sebab sesuatu yang berlebihan datangnya dari syaithan..
aku hanya ingin kita sama-sama berjalan di jalan sesuai yang Allah tetapkan..
aku ingin engkau membimbingku dan menuntunku hingga jannahNya..

Bukan..
Bukan materi dan kekayaan yang berlimpah yang aku cari..
Sebab..
aku takut mereka akan membutakan kita didunia..
Aku ingin engkau dapat menjadikanku satu-satunya wanita yang beruntung memilihmu..
Sebab ketika bersamamu aku melihat ada surga yang kucari..

Untukmu calon imamku..
semoga kelak Allah mempersatukan kita dengan caraNya yang indah..
yang tak pernah kita duga sebelumnya..
semoga kelak kita bersandingkan dengan cara yang begitu membahagiakan..

Ya Allah jika Engkau berkenan..
karuniakanlah kami hati yang lembut.
tutur kata yang baik..
Akhlakul karimah..
Jujur dan amanah..

Sebab..
aku tak hanya meminta pendamping yang hanya dapat membahagiakan di dunia tanpa dapat membimbingku ke JalanMu..
tetapi aku meminta pendamping yang dapat membimbingku hingga surga adalah tempat terindah kita untuk tetap bersama..
Aamiin aamiin ya robbal Alamiin...

Source:
#beraniberhijrah
#prestigeholics

irhan hisyam
irhan hisyam Perkenalkan nama saya irhan hisyam suka Menulis mengenai Teknologi dan Ilmu Pengetahuan buat kalian jangan pernah bosen mampir di irhanhisyam.com Terimakasih

Posting Komentar untuk "Surat untuk Calon Imamku di Masa Depan"