Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Cara Mudah Membuat Pakan Kambing Fermentasi dengan Em4

 

  7 Cara Mudah Membuat Pakan Kambing Fermentasi dengan Em4 - Halo sobat peternakan, usaha peternakan baik kambing, sapi dan domba adalah kegiatan yang biasa kita temui di masyarakat pedesaan.

Kegiatan peternakan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pedesaan.

Namun, dalam usaha membudidayakan kambing atau domba ini tidak terlalu berkembang dengan baik dikarena mereka mempunyai keterbatasan informasi dan juga ilmu peternakan.

serta jarang adanya penyuluhan dari dinas peternakan tentang bagaimana cara merawat ternak khususnya bagaimana mendapatkan pakan alternatif yang dapat meningkatkan bobot ternak secara cepat yang tentunya dapat menaikan nilai jual ternak itu sendiri.

Sistem Peternakan dilakukan oleh orang pedesaan dapat kita lihat dalam pemberian pakanya masih menggantungkan hijauan disekitar tempat tinggal sehingga masih sangat bergantung dengan kondisi dan cuaca pada saat itu.

Jika musim kemarau datang maka produktifitas akan menurun sangat disayangkan apabila kondisi tersebut masih banyak terjadi di sekitar kita.

Padahal jika dilakukan dengan cara yang benar maka akan menjadikan penghasilan yang menjanjikan. Pakan adalah faktor terpenting dalam bisnis usaha peternakan.

Sekedar informasi untuk harga per liter untuk EM4 Peternakan seharga Rp 25.000/liter. Em4 atau juga disebut molekul organism local merupakan bakteri baik yang bisa membantu proses pencernaan ternak seperti kambing yang bisa dibeli di toko pertanian.

Dengan pakan fermentasi ini bisa meningkatkan produktivitas peternak sehingga mendapatkan omset yang lebih tinggi sekaligus mengatasi kesulitas mencari pakan ketika musim hujan atau iklam yang berubah.


Manfaat Pakan Ternak Fermentasi EM4

Manfaat Cara Membuat Pakan Ternak Fermentasi dengan Em4, adalah sebagai berikut:

  1. Pakan Fermentasi em4 ini dapat disimpan dalam jangka lama sehingga bisa untuk dijadikan stok pakan dalam jangka waktu yang lama.
  2. Tidak direpotkan lagi dalam mencari pakan.
  3. Produktifitas peternakan lebih meningkat, karena ternak menjadi lebih cepat gemuk, biaya operasional lebih berkurang.
  4. Dapat mengantisipasi ketersediaan pakan tanpa risau dengan perubahan cuaca dan iklim yang tidak menentu.
  5. Kualitas ternak lebih baik dan sehat sehingga harga jual lebih meningkat.

Cara Membuat Pakan Ternak fermentasi dengan EM4 

contoh fermentasi jerami


Berikut ini, kami akan menjelaskan tentang bagaimana cara membuat fermentasi dengan EM4 yang bisa anda coba khususnya bagi para Pemula.

1. Fermentasi EM4 Rumput Gajah

Para peternak biasanya menggunakan musim hujan untuk mengumpulkan banyak pakan hijauan ini sebanyak mungkin untuk persediaan musim kemarau.

Namun karena pakan hijauan ini tidak tahan lama, maka sebaiknya diolah degan EM4 agar bisa disimpan hingga 1 tahun tanpa mengurangi nutrisi didalamnya.

Sebelum membuat pakan fermentasi, rumput gajah segar harus dikeringkan terlebih dahu;u, hingga air dalam kandungan rumput gajah hilang 60% agar tidak cepat rusak.

untuk proses pengeringan bisa dijemur dibawah terik matahari untuk menekan biaya.

  1. Siapkan Rumput gajah, 3% onggok dari bahan, 3%molases atau tetes tebu, dedak halus 5% dari bahan, menir 3.5% dari bahan dan silo atau kantong plastik,
  2. Potong Rumput gajah lalu campur dengan semua bahan yang sudah disiapkan 
  3. masukan campuran bahan ke dalam silo dan padatkan untuk menghilangkan rongga udara dan masukan melebihi permukaan silo untuk antisipasi penyusutan
  4. tambah dengan lapisan plastik lalu tutup rapat dan simpan selama 6 hingga 8 minggu.
  5. Angin-anginkan terlebih dahulu sebelum diberikan sebagai pakan kambing

2. Fermentasi Jerami Padi dengan EM4

kebanyakan dari kita jerami padi hanya dibakar sia-sia , sebenarnya bisa digunakan sebagai pakan ternak dengan kandungan protein kasar yang tinggi.

agar pakan ini bisa memiliki tekstur yang sangat baik, lebih awet dan menghilangkan zat silica serta lignin yang bisa menghambat penyerapan nutrisi, maka membuat pakan fermentasi em4 dan jerami padi baik untuk dilakukan.

  1. Siapkan 1 ton jerami padi, molase bisa diganti dengan gula pasir, suplemen organik cair dan air secukupnya, terpal atau plastik dan alat penyiram air.
  2. Campur molases dengan suplemen organik cair kemudian aduk hingga rata.
  3. Semprot campuran tersebut pada jerami yang sudah dipotong-potong sampai basah merata.
  4. tutup dengan plastik tebal dan ikat dengan kuat agar udara tidak masuk.
  5. diamkan hingga 12 hingga 15 hari untuk penguraian serat jerami padi secara alamiah dan menambah nutrisi.
  6. angin-anginkan terlebih dahulu sebelum diberikan sebagai pakan kambing.

3. Fermentasi Dedak Padi Dengan EM4

Ternyata dedak padi bisa dimanfaatkan untuk sampingan dari pakan kambing. namun ketersediaanya sama seperti jerami yang hanya bergantung pada musim panen padi.

Dengan Fermentasi ini, maka dedak padi akan tahan hingga 3 bulan sebab lemak dalam dedak padi sudah terurai saat proses fermentasi sekaligus menambah kualitas pakan.

  1. Siapkan 20 kg dedak padi segar, EM4, Molase, air dan drum plastik.
  2. Campur 25% berat dedak padi (10 liter air) dengan molases dan EM4 lalu aduk hingga rata.
  3. Tuangkan campuran ke dalam kantong plastik atau drum dan tutup hingga rapat.
  4. Fermentasi dilakukan selama 2 hingga 3 hari dalam suhu ruangan serta tidak boleh terkena sinar matahari lansung.

4. Fermentasi Ampas Tahu dengan EM4

Meski ampas tahu ini termasuk limbah. akan tetapi, sangat baik digunakan sebagai pakan kambing karena mengandung banyak nutrisi penting.

contohnya: Protein, serat, abu, energi metabolisme dan sebagainya.
  1. Siapkan 25 kg ampas tahu, EM4, Mineral B12 atau mineral feed supplement A medion 0.5 kg.
  2. peras tahu hingga tidak mengeluarkan air lalu kukus selama 30 menit.
  3. Dinginkan lalu uraikan dilantai dan tambahkan dengan EM4 dan mineral lalu aduk hingga rata.
  4. Masukan Ampas tahu tersebut kedalam drum atau kantong plastik lalu peram selama 2 hingga 3 hari.
  5. Apabila sudah tercium bau yang harum maka proses fermentasi sudah selesai kemudian bisa disimpan hingga 2 Bulan.


5. Fermentasi Batang Pisang dengan Em4

Kandungan dalam batang pisang ternyata memiliki nutrisi Komplit sebagai pakan ternak seperti:

lemak kasar, serat kasar, protein kasar, asam amino, amine sitrat, glikosida, vitamin B, asam Nukleat, bahan ekstrak tanpa nitrogen, gula, pati dan karbohidrat sehingga cocok dipakai dalam peternakan kambing

  1. Potong - potong batang pisang hingga kecil - kecil kemudian ditambahkan gula dan SOC dalam 1 liter air.
  2. Campur bahan utama yakni batang pisang, ampas tahu dan katul dalam wadah.
  3. Diamkan larutan berisi air, gula dan SOC sekitar 15 menit lalu suram ke dalam campuran bahan utama
  4. Masukkan dalam drum plastik dan ikat sampai rapat selama kurang lebih 1 hari dan siap untuk diberikan sebagai pakan kambing saat pagi dan sore hari

6. Fermentasi Turi dengan Em4

Daun Turi bisa digunakan sebagai pakan alternatif yang sangat baik saat musim kemarau tiba dima rumput sulit untuk ditemukan/

Daun turi biasanya diberikan ketika kambing membutuhkan lebih banyak zat seperti untuk kambing yang sedang hamil, saat menyusui dan juga cempe pada masa pertumbuhan.

  1. Potong - potong daun turi lalu tambahkan dengan molases dan EM4.
  2. Masukan dalam tong kemudian padatkan dan tutup sampai rapat.
  3. diamkan selama 3 hingga 4  minggu agar frementasi bisa berjalan yang ditandai dengan bau harum serta manis
  4. Pakan ini dapat bertahan antara bulan 4 hingga 6 dan bisa di berikan untuk pakan kambing selama 3 gingga 4 minggu.

7. Fermentasi Kulit Kopi dan EM 4

Kandungan nutrisi dalam kulit kopi sebanding dengan kandungan protein kasar rumput hijauan.

Namun karena kandungan tannin dan kafeinnya sangat tinggi serta serat kasa yang sulit dicerna, maka pemberiannya harus dibatasi.

  1. Siapkan kulit kopi, air, aspergillus niger, gula pasir, NPK dan urea serta drum platik.
  2. Siapkan larutan air, aspergillus, urea, gula pasir dan NPK lalu diinkubasi selama 1 hari.
  3. Siapkan drum lalu taburkan kulit kopu dengan ketebalan antara 5 hingga 10 cm.
  4. siram larutan aspergillus lalu taburi kembali kulit kopi memakai ketebalan sama dan siram kembali dengan larutan aspergillus
  5. sesudah selesai, tutup dengan platik tebal secara rapat dan inkubasi selama seminggu.
  6. sesudah seminggu, buka dan angin anginkan hasil fermentasi sebelum diberikan sebagai pakan kambing.

Penggunaan Pakan Ternak Fermentasi EM4

contoh hasil fermentasi

untuk mendaatkan hasil maksimal dalam pemberian pakan ternak fermentasi em4, adalah:

  1. Pakan fermentasi baik diberikan pada siang dan sore sedangkan pada pagi hari bisa diberikan rumput.
  2. Jika diberikan pada awal permulaan sebaiknya diberikan sedikit demi sedikit agar kambing terbiasa.
  3. ternak bisa diberikan makanan pendamping seperti: rumput, kulit kedelai, bekatul dll. agar lebih gemuk.
  4. diberikan tepat waktu sehingga hasil lebih maksimal

Kesimpulan:

membuat pakan fermentasi sebenarnya tidak susah kalau kita tahu caranya. adapun bahan yang harus kita persiapkan sebelum membuat fermentasi adalah:
  1.  Bahan utama (bisa rumput gajah , jerami dll.)
  2. Sumplemen organik cair ternak (EM4)
  3. Molases atau tetes tebu
  4. Air
Adapun alat yang harus kita persiapkan:
  1. Pisau atau alat pencacah
  2. wadah besar untuk menyimpan hasil fermentasi
  3. alat untuk mengaduk
  4. alas untuk mengolah bahan fermentasi.
Berikut adalah perkiraan lama penyimpanan bahan fermentasi sebelum bisa digunakan:
  • Rumput Gajah, 6-8 pekan
  • Dedak Padi, 2-3 hari
  • Ampas tahu, 2-3 hari
  • Kulit Kopi, 1 pekan
  • Gedebog Pisang, 1 hari
  • Limbah pasat, 1 jam
  • Daun Turi, 2-4 Pekan
Selamat mencoba!

***
Itulah beberpa cara mudah untuk membuat pakan kambing fermentasi dengan EM4, apabila artikel ini bermanfaat, bisa kalian share ke media sosial. terimakasih,

Semoga bermanfaat.

Referensi

irhan hisyam
irhan hisyam Saya Irhan Hisyam. Seorang Blogger, Suka membaca, dan Menulis Semoga memberikan manfaat luas.

Posting Komentar untuk "7 Cara Mudah Membuat Pakan Kambing Fermentasi dengan Em4"