Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rahasia Cara Belajar Para Ilmuwan Besar Dunia

 Irhanhisyam.com - Hallo semua Terimakasih buat kalian yang masih mensupport blog ini, tetap ikuti terus perkembangan blog pribadi saya karena saya akan mengupas bebrapa hal mengenai lini-lini kehidupan. Pada artikel ini saya akan membahas mengenai Rahasia Cara Belajar Para Ilmuwan dunia. Pasti kalian pada penasaran dari pada menunggu berikut adalah artikelnya.


Sebelumnya artikel ini bersumber dari buku Rahasia Cara belajar Para Ilmuwan Dunia adalah karya dari ricard Decaprio tebal sekitar 172 Hlm. Saya hanya mengambil 3 tokoh besar dari 12 tokoh besar dalam Buku ini semoga 3 tokoh ini bisa mewakili dari 12 tokoh yang lainnya. 

Ada 3 tokoh besar Yang saya bahas disini yaitu:

1. Albert Einstein
2. Isaac Newton
3. Ibnu Sina (avicenna)

Oke, kita mencoba membahas satu persatu

1. Albert Einstein


yap mungkin kalian sudah tahu, namanya adalah Albert Einstein lalu yang menjadi pertanyaan disini adalah Apakah Einsten ketika kecil sudah jenius? apa benar otak dari albert einstein berbeda dari orang kebanyakan? dari pada kalian bertanya-tanya gak jelas berikut adalah informasinya.

Einstein ketika kecil sebenarnya malah dianggap orang bodoh kemumpuannya sangat tertinggal.  teman-temannya sering mengolok-olok sebagai anak dungu Albert Einstein. 

Kemampuan berbicara Einstein saat kecil bisa dibilang sangat tertinggal dengan teman sebanyanya. Sampai orang tua Albert Einstein Pernah membawa ke rumah sakit untuk berkonsultasi kepada dokter. tetapi dokter hanya menyarankan untuk di didik secara mandiri dan intensif oleh orang tua dan keluarga.

Albert einstein dihabiskan untuk  melatih berbicaranya kesibukan ini yang membuat prestasi akademiknya anjlok. Sampai akhirnya Kepala sekolah menyarakan Albert Einstein Ketika kecil untuk  keluar dari sekolah.

Setelah mendengar hal itu Albert Einstein Marah dan merasa bisa bersaing  dengan teman-teman sebayanya. Einstein kecil meyakini bahwa penilaian kepala sekolahnya - dan teman-temanya- keliru. menurutnya dirinya bukan anak bodoh.

PERJUANGAN UNTUK LARI DARI KEBODOHAN


Albert Einstein mulai hal itu sering melakukan berbicara sendiri, berteriak atau berpidato sendiri hal itu di upayakan albert einstein untuk melatih komunikasinya. banyak tetangganya mengira bahwa albert einstein sudah gila tetapi dengan keterbukaan albert einstein mencoba untuk memberitahu tetangganya mengenai hal ini.

Dalam Kurun waktu 1 tahun Albert einstein sudah bisa melatih suaranya sehingga oleh teman-temanya tidak pernah memperolok-olok albert einstein.
Setelah hal itu Albert einstein Mulai belajar Otodidak. Mulai mempelajari Matematika mengenai Kalkulus diferensial dan integral. setelah pulang sekolah atau pada malam hari albert einstein selalu menghabiskan waktu untuk belajar ketika teman sebayanya bersenang-senang dan bergembira dengan mainanya.

15 tahun sudah Albert einstein sudah menguasi dengan kegighanya tidak mengherankan jika Albert einstein tumbuh menjadi anak genius. 

Albert Einstein juga pernah berpendapat jika mampu menguasai pelajara mtk, maka otak akan memiliki kemampuan tinggi sehingga seseorang akan mampu mempelajari bidanG-bidang ilmu lainnya dengan mudah.

Kettika Liburan musim panas Orang tua membelikan buku Mtk dan albert einstein menguasai  Setidaknya 50% dari isinya.

Albert Eintein Masuk perguruan tinggi politeknik federal di zurich swiss tanpa ijazah smp dan sma dengan kemampuan mtk dan fisika albert einstein bisa masuk di perguruan tinggi tersebut dan mulai menimba ilmu disana

2. Isaac Newton


Isaac Newton menjalani masa kecil yang meperihatinkan . masa belajarnya diwarnai dengan penuh tantangan hidup, baik karena keterpurukan ekonomi maupun kurangnya kasih sayang keluarganya. terlahir sabagai anak yatim. saat berusia tiga tahun isaac newton harus rela ditingggal oleh ibu kandungnya yang menikah lagi. lalu isaac newton diasuh oleh neneknya.

tapi hebatnya isaac newton  tetap bertekad kuat dan ia membuktikan bahwa dirinya mampu. dan memilki semangat belajar yang tinggi.

Berbeda dengan ilmuwan yang saya sebutkan di depan Isaac newton sangat mencintai masa-masa ketika duduk di bangku sekolah. selain gemar meneliti, membaca, dan melakukan berbagai macam ujicoba. isaac newton muda adalah siswa yang sangat aktif.

Ia kurang suka menghabiskan waktunya dengan bermain.ia senang menghabiskan waktu di sekolah, perpustakaan, bahkan merenung guna meneliti keadaan-keadaan di sekelilingnya

Pada umur 17 tahun mengemukakan teori gravitasi tetapi karena umurnya yang masih muda publik begitu mempercayai apalagi mengapresiasi teori yang dicetuskan oleh isaac newton muda.


Berhenti belajar dan ditutut menjadi Petani

Ketika umut belum genap 18 tahun harus bekerja sebagai petani. meskipun begitu isaac newton tetap belajar & meneliti meskipun sebagai petani.

Selalu membawa buku dan menamatkannya. lalu kepala sekolah mencoba untuk mendesaknya. 

dan akhirnya Isaac newton bisa berkuliah tetapi dengan bekerja karena kekurangan ekonominya meskipun bekerja isacc newton tetap membawa buku-buku untuk dibaca.

3. Ibnu Sina


Yang ketiga ini adalah tokoh yang saya favoritkan dari tokoh islam yaitu ibnu sina di kalangan eropa lebih dikenal dengan nama avicenna. ibnu sina juga disebut sebagai Bapak Pengobatan Modern.

Nama lengkapnya adalah Abu Ali Husain ibn Abdillah Ibnu sina lahir di  afshana, daerah dekat bukhara, bagian dari persia ( sekarang masuk wilayah uzbekiztan) pada tahun 980 M.

Berbeda dengan Ilmuwan sebelumnya Ibnu sina terlahir dengan keluarga berkecukupan. Proses belajar ketika kecil tidak pernah mengalami hambatan materi.

Satu hal yang harus dipelajari adalah 

Kecerdasan intelektual saja tidak akan mampu mencetak seseorang menjadi sumber daya manusia seutuhnya jika tidak ditopang kecerdasan spiritual.
Ketika ibnu sina berumur lima tahun telah menghafal al-Quran 30 Juz & artinya. ia juga mempelajari ilmu tauhid, sejarah islam, akidah, dan lainsebaginnya.

Selain mempelajari hal tersebut ibnu sina juga mempelajari ilmu mtk, seni dan pengetahuan alam secara serius.

Tidak mengherankan jika ada masa mudanya, ia sudah menjadi ahli matematika, filsafat, sni dan pengetahuan alam.

Belajar dengan Memberi

     Ibnu sina adalah sosok orang yang menghargai waktu termasuk dengan menghabiskan usianya dengan belajar. ia tidak mau menunda-nundamempelajari sesuatu selama merasa mampu dan mempunyai kesempan.

Oleh sebab itu beliau pada umur 16 tahun memutuskan untuk belajar ilmu kedokteran. ibnu sina sering mengobati tanpa dibayar pada umur 17 tahun

Belajar dengan Petunjuk Tuhan

    Selama menjalani Proses belajar hingga akhir hayatnya, ibnu sina selalu belajar dengan petunjuk tuhan. hal itu bisa dilihat dari abnyaknya karya yang menjelaskan bahwa temuan-temuanya yang hingga kini masih di gunakan oleh jutaan manusia di dunia lebih banyak banyak didapatkankan berkat doanya.

Berkat naluri hatinya yang dibenturkan dengan teori-teori yang ia kuasai. Sebagai contoh, ketikai ibnu sina mendapatkan masalah (kesulitan) dalam pelajarannya di bidang kedokteran ataupun filsafat, maka ibnu sina akan meminta petunjuk kepada Tuhan dengan cara bedoa ataupun shalat malam.

Ia mengaku sering mendapatkan jawaban melalui hal itu. kadang pula, jawabnya muncul dalam bentuk mimpinya, berupa inspirasi yang tiba-tiba ia terbetik dalam benak, dan lain sebagainya.

Ibnu sina menyakini apapun bentuk petunjuk tuhan-sekalipun tidak rasional menurut akal manusia-adalah hal paling tepat baginya untuk melaksanakannya. tiada pilhan baginya untuk lari dari petunjuk Tuhan.


Begitulah beberapa rahasa-rahasia Cara belajar para Ilmuwan Besar. Mungkin cukup sekian artikel pada Hari ini apabila ada pertanyaan silahkan kirimkan ke komentar Terimakasih.
irhan hisyam
irhan hisyam Lulusan MAN 4 Banyuwangi Tahun 2020,Hobi Menyukai Membaca dan Menulis tentang Sains dan Teknologi

Posting Komentar untuk "Rahasia Cara Belajar Para Ilmuwan Besar Dunia"